![]() |
Layar utama: Kesannya polos |
Berbeda dengan versi KDE, opensuse dengan desktop Gnome ternyata lebih smooth dan lebih gesit peformanya saat diuji melalui live installer.
Keindahan Gnome cukup mengagumkan, meski demikian saya belum pernah jatuh cinta dengan desktop ini sejak versi 3. Alasan yang paling simpel adalah tidak efesien dan perubahannya terlalu radikal, anehnya gaya desktop ini malah diikuti microsoft melalui Windows 8 nya.
![]() |
Cheese |
![]() |
Map bawaan gnome ternyata cukup baik |
![]() |
Firefox |
![]() |
Shotwell |
![]() |
Desktop Settings |
![]() |
LibreOffice spashscreen khas OpenSUSE |
![]() |
Gnome weather |
![]() |
YaST system settings |
![]() |
YaST software manager |
Komentar
Posting Komentar
Mari bijak dalam berkomentar, mengkritik dan memberi masukan itu menandakan kita mengerti apa yang ada pada tulisan ini, terimakasih.
Mari mencerdaskan bangsa ini.